Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Sedang Dalam Tren Buruk, MU Berniat Bangkit

Sedang Dalam Tren Buruk, MU Berniat Bangkit

sedang-dalam-tren-buruk-mu-berniat-bangkit-lwwJW3ySOu

Agen Casino Online Terpercaya – Sempat menguasai puncak klasemen ISC 2016 dalam waktu cukup lama, akhirnya Madura United (MU) dihampiri episode buruk. Tidak pernah menang dalam tiga laga terakhir membuat MU kehilangan tahta.

Kemenangan terakhir MU adalah saat menghadapi Persiba Balikpapan dengan skor 1-2. Setelah itu, Sape Kerap imbang dua kali kontra Bali United (0-0) dan Bhayangkara FC (1-1), serta kalah 2-1 saat berkunjung ke markas Mitra Kukar.

Menuai rentetan hasil buruk, Pelatih MU Gomes De Oliviera mengakui timnya kurang gereget akhir-akhir ini. Terakhir lawan Mitra Kukar, dia menilai kondisi pemainnya kurang fit sehingga tak mampu menghadapi permainan cepat tuan rumah.

“Jujur saja tidak pernah menang dalam tiga pertandingan jelas kurang bagus bagi tim yang ingin terus bersaing di papan atas. Tapi kenyataannya memang begitu dan Madura United harus bisa bangkit di pertandingan berikutnya,” papar Gomes De Oliviera.

Salah satu faktor yang turut memengaruhi episode buruk adalah turunnya produktivitas tim loreng. Dalam tiga laga terakhir, MU hanya mampu menciptakan dua gol. Itu pun lahir dari pemain yang sama yakni Patrich Wanggai saat menghadapi Bhayangkara FC dan Mitra Kukar.

Pablo Rodriguez dan Engelberd Sani yang biasanya menjadi pendulang gol sedang menjalani masa paceklik. Meski begitu Gomes mengatakan sebenarnya Fabiano Beltrame dkk tak mengalami penurunan kualitas secara drastis.

Baca Juga : Bukan Cuma Schweinsteiger yang Absen dari Foto Skuat MU 2016/2017

Dia masih yakin level MU tetap terjaga dan tinggal menunggu waktu untuk bangkit kembali. “Secara teknis tidak ada masalah. Tim tetap bermain sesuai dengan karakternya. Kami hanya butuh lebih fokus lagi agar bisa mendapatkan tiga poin,” tandasnya.

Ini pertama kalinya sejak putaran kedua ISC 2016 tim kebanggaan masyarakat Madura kehilangan tahta di klasemen sementara. Pihak manajemen meminta pemain tidak drop dengan kekalahan di kandang Mitra Kukar sekaligus kehilangan posisi puncak.

“Tidak boleh terlalu kecewa atau down. Masih ada pertandingan lain yang bisa dimenangkan. Saya ingin tim memandang situasi ini dengan positif. Tidak drop secara motivasi, tapi justru meningkatkan semangat untuk bisa bangkit,” tutur Achsanul Qosasi, CEO Madura United.