Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

APK FC Lapang Dada Terima Kekalahan dari SFC Planet

APK FC Lapang Dada Terima Kekalahan dari SFC Planet

apk-fc-lapang-dada-terima-kekalahan-dari-sfc-planet-fiMsuYEFEX

Agen Casino Online Terpercaya – APK FC menelan kekecewaan di laga Final Blend Futsal Nusantara 2017. Kalah 5-6 oleh SFC Planet, tim asal Kalimantan Timur harus rela finis sebagai runner-up. Meski kecewa, APK FC menerimanya dengan lapang dada.

Baca Juga : Status Persebaya Dipulihkan, Persaingan Divisi Utama Makin Ketat

Asisten pelatih APK FC Wilander mengatakan sebenarnya target utama timnya adalah lolos ke kompetisi profesional. Hal itu sudah tercapai saat APK FC jadi semifinalis yang otomatis meloloskan mereka ke kompetisi profesional.

Meski ingin melengkapinya dengan gelar juara, hal itu tidak berdampak signifikan bagi APK FC. Sebab target utama sudah terpenuhi.

“Sebenarnya enggak begitu berpengaruh (kalah di final). Artinya, target kita semula yang penting lolos liga dulu,” kata Wilander di GOR Institut Teknologi Bandung (ITB), Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (9/1/2017).

Ia pun menyebut SFC Planet layak jadi pemenang dalam laga final. Sebab mereka adalah tim matang yang sudah dipersiapkan cukup lama. Itu berbeda dengan APK FC yang masa persiapannya hanya beberapa bulan. Bahkan untuk bermain di 8 besar hingga final, APK FC hanya melakukan persiapan satu pekan.

“Selamat untuk SFC Planet, mereka memang layak menang karena mereka memang persiapannya sudah lama,” ungkapnya.

Soal kekalahan timnya, Wilander mengakui absennya pelatih kepala APK FC Dedi Ahadiat Putra cukup berpengaruh. Dedi sendiri hanya bisa memimpin tim di babak 8 besar. Sedangkan di semifinal dan final ia harus pulang ke Pontianak untuk menemani istrinya melahirkan.

Wilander pun menjadi nakhoda dadakan APK FC. Tapi ia mengalami kendala karena belum lama bergabung dengan tim. Ia tidak banyak mengenal para pemainnya, termasuk karakter permainan mereka.

“Saya rasa iya (tidak hadirnya pelatih kepala memberi pengaruh) karena saya cuma mendampingi tim sekitar tujuh hari yang lalu. Artinya pemain lebih dekat dengan head coach karena dari fase pertama, kedua, ketiga saya enggak pernah ikut (bersama tim),” jelasnya.

Mewakili para pemain, kapten APK FC Andre Harmaji juga menerima kekalahan tersebut. Sebab masa persiapan timnya dengan SFC Planet berbeda jauh. SFC Planet dipersiapkan bertahun-tahun, sedangkan APK FC hanya beberapa bulan.

Di luar kekalahan, ia mengaku bangga dengan perjalanan timnya dari awal hingga akhir. Apalagi mimpi lolos ke kompetisi profesional yang jadi target utama tim sudah terwujud.

“Kebanggaan banget karena bisa bisa sampai final terus lolosin APK ke liga profesional,” ucap Andre.