Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Menanti Amarah Inter di Derby della Madonnina

Menanti Amarah Inter di Derby della Madonnina

Menanti Amarah Inter di Derby della Madonnina

Milan – Peluang Inter Milan tampil kompetisi Eropa tipis menyusul hasil buruk belakangan ini. Kekecewaan itu mesti direspons saat menghadapi AC Milan, akhir pekan ini.

Nerrazzurri cuma meraih satu angka dalam tiga pertandingan liga terakhirnya. Setelah berimbang 2-2 di markas Torino, Inter dipermalukan Sampdoria 1-2 dan Crotone dengan skor yang sama.

Alhasil, Inter melorot ke peringkat tujuh klasemen sementara dengan perolehan 55 poin hasil 31 pertandingan. Dengan selisih 12 poin dari Napoli di zona Liga Champions, Inter hampir tidak mungkin menyusul.

Tapi peluang masih terbuka bagi Inter untuk finis di zona Liga Europa. Inter hanya terpaut lima poin dari Lazio dan empat poin dari Atalanta.

Untuk bisa tampil di Eropa, Inter mesti meraih sebanyak mungkin angka di tujuh pertandingan tersisa. Dimulai dari Derby della Madoninna, Sabtu (15/4/2017).

“Kami kehilangan sesuatu di level teknik dan taktik, tapi pada hari Sabtu kami akan bangkit,” ucap gelandang muda Inter Roberto Gagliardini, yang dilansir Football Italia. “Kami harus marah, sebuah tim seperti kami tidak bisa menjalani momen seperti ini dan tidak marah.”

“Kami mesti menunjukkan determinasi yang tepat dan membuktikan bahwa kami sudah belajar dari kesalahan. Memang ada kekecewaan tapi seharusnya hal itu diubah menjadi energi positif, untuk tampil bagus [melawan Milan]. Kami tahu kami punya banyak pekerjaan karena apa yang sudah kami lakukan sejauh ini tidak cukup bagus.”

“Apa yang harus kami lakukan untuk mengalahkan Milan? Milan adalah sebuah tim hebat, mereka bermain sepakbola yang indah dan akan menjadi pertandingan yang sangat sulit seperti derby-derby yang lain. Mereka punya kelemahan, dan kami akan mengeksploitasinya.”

“Bonusnya adalah tembus kompetisi Eropa, apakah itu di finis depan atau di belakang Milan adalah tidak relevan. Sudah jelas, kami bangga kalau finis di depan rival, tapi hal itu hanya akan menjadi bonus,” imbuh gelandang berusia 23 tahun itu.