Kesalahan-kesalahan yang Menghukum MU

Kesalahan-kesalahan yang Menghukum MU

Kesalahan-kesalahan yang Menghukum MU

List Bandar Bola Online Terbesar Di Indonesia, – Manchester United rubuh di tangan Brighton & Hove Albion di minggu ke-2 Liga Inggris 2018/2019. Jumlahnya kekeliruan menghukum The Red Devils.

MU kalah 2-3 waktu melawat ke Stadion Amex, kandang Brighton, Minggu (19/8/2018). Tiga gol yang bersarang di gawang team tamu bahkan juga terbentuk di set pertama.

Glenn Murray terlebih dulu merobek gawang MU pada menit ke-25, disusul Shane Duffy (27′) serta penalti Pascal Gross (41′). MU hanya membalas melalui gol Romelu Lukaku pada menit ke-34 serta penalti Paul Pogba (90′).

Di pertandingan itu, MU sebetulnya tampil menguasai. Perebutan bolanya sampai 67% serta lakukan shot sembilan kali, dengan tiga yang on tujuan.

Akan tetapi kesalahan-kesalahan membuat gawang MU dengan gampang dibobol lawan. Tiga gol Brighton didapatkan karena kesalahan barisan bek-bek MU yang digalang Eric Bailly serta Victor Lindeloef. Bahkan juga Bailly jadi pemicu penalti Brighton selesai tidak mematuhi Gross.

Diluar itu, banyak kesempatan terbuang sia-sia dari barisan depan MU. Kesalahan-kesalahan itu yang pada akhirnya dinilai Mourinho jadi pemicu kekalahan timnya.

“Kami membuat beberapa kesalahan. Kami diberi hukuman karena kekeliruan. Kadang anda membuat kekeliruan serta tidak menanggung derita, tetapi kami menanggung derita dari setiap kekeliruan yang kami bikin. Gol ke-3 cukuplah susah di terima. Akumulasi kekeliruan yang berbuah kebobolan memberikan Brighton kesenangan serta keyakinan diri,” jelas Mourinho pada Sky Sports.

Baca Juga : Dua Kekalahan Beruntun, Arsenal Jalani Start Terburuk dalam 32 Tahun

Mourinho juga malas mempersalahkan bek-bek MU yang dinilai mesti bertanggungjawab atas kekalahan ini. Ia malah mengkritik balik media yang sering mengkritiknya bila mencela beberapa pemainnya.

“Lihat, saat saya mengkritik pemain, kalian media tidak menerimanya. Wartawan serta pengamat mengkritik saat saya mengerjakannya. Saya menganalisa tampilan beberapa pemain saat tengah begitu bagus. Saat saya tidak mengerjakannya, janganlah paksa saya lakukan hal yang berlainan,” lanjutnya.

“Saya tidak menginginkan ada kekeliruan fatal. Kami tidak bicara masalah kesalahan-kesalahan kecil. Kami kalah karena ini. Saat anda kehilangan keyakinan diri, karena itu lumrah anda akan kehilangan perasaan yakin diri serta gagasan permainan,” tegas manajer asal Portugal itu.